Pages

Jumat, 09 Januari 2015

Kumpulan Tugas Desain Elementer 1




Assalamualaikum Warahmatullahiwabarakatuh

Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT karena berkat karunianya tugas-tugas Desain Elementer semester satu ini bisa selesai dengan baik. Sebagai salah satu materi UAS maka postingan ini berisi tugas-tugas Desain Elemnter dari pertama awal masuk perkuliahan sampai dengan sekarang.

Selamat membaca ^^

1. Susunan Garis Lurus

 Di tugas ini kita diharuskan menyusun garis-garis lurus balik secara vertikal, horizontal ataupun diagonal.Yang terpenting adalah garis yang kita susun tetap terlihan seperti sebuah garis dan bukan sebagai sebuah bidang.

2. Susunan Garis Lengkung


Sama seperti tugas sebelumnya, hanya kali ini yang digunakan adalah garis lengkung.

3. Susunan Garis Zig-Zag

Masih bermain dengan garis kali ini yang digunakan adalah garis zig-zag.

4. Susunan Garis Spiral

Kali ini yang digunakan adalah garis spiral, garis spiral yang digunakan bisa berbentuk seperti ombak laut atau pun seperti pegas. (pewarnaaan juga sangat penting)

5. Garis dari Susunan Titik-Titik

Titik-titik disusun sedemikian rupa sehingga terlihat seperti garis.

6. Susunan Garis Tidak Beraturan


Ditugas ini bagaimana garis-garis yang tidak beraturan disusun sehingga terlihat indah.

7. Susunan Bidang Persegi

Ditugas ini kita sudah bermain dengan bidang,dan bidang yang digunakan adalah bidang persegi.

8. Susunan Bidang Lingkaran

Masih sama seperti tugas sebelumnya, kali ini bidang yang digunakan adalah bidang lingkaran.

9. Susunan Bidang Segitiga

 Kali ini bidang yang digunakan pada tugas ini adalah bidang segitiga.

10. Komposisi Bidang Simetri

Ditugas ini kita sudah masuk dalam mengkomposisikan bidang-bidang dan garis secara simetri. Intinya bidang - bidang yang kita susun terlihat seimbang dan tidak berat sebelah.

11. Komposisi Bidang Asimetri

 Kebalikan dari simetri di tugas ini kita mengkomposisikan bidang dan garis secara asimtri. (tidak seimbang)

12. Komposisi Bidang Acak

Di tugas ini kita mengkomposisikan bidang-bidang secara acak.

13. One Center of Interest

Kali ini kita mempelajari bagaimana mengkomposisikan bidang-bidang yang memiliki satu titik yang menjadi pusat perhatian.

14. Two Center of Interest

Sama seperti tugas sebelumnya , pada tugas ini kita mengkomposisikan bidang-bidang yang mempunyai dua titik yang menjadi pusat perhatian.

15. Lingkaran Warna

Lingkaran warna ini berisi :
  • warna primer             : biru, kuning, merah
  • warna sekunder         : orange, violet(ungu), hijau
  • warna tersier             : kuning-hijau, hijau-biru, violet-biru, violet-merah, orange-merah, orange-kuning
  • warna komplementer : kuning-violet, merah-hijau, biru-orange.

16. Komposisi Warna Panas


Warna panas terdiri dari : kuning, orange-kuning, orange, orange-merah, merah, violet-merah.

17. Komposisi Warna Dingin

 Warna dingin terdiri dari : violet, violet-biru, biru, hijau-biru, hijau, hijau-kuning.

18. Pembagian Warna Terang dan Gelap


Warna Terang terdiri dari : hijau, hijau-kuning, kuning, kuning-orange, orange, merah-orange
Warna Gelap terdiri dari  : merah, violet-merah, violet, violet-biru, biru, hijau-biru.

19. 6 Standar Warna dicampur Hitam dan Putih

 6 standar warna : merah,kuning,biru,orange,hijau,dan violet, masing-masing dicampur dengan warna hitam dan putih.

20. Gradasi Kontras Warna


Gradasi warna yang dibuat dari warna-warna kontras
  • warna merah yang sedikit demi sedikit menjadi warna hijau
  • warna orange yang sedikit demi sedikit menjadi warna biru
  • warna kuning yang sedikit demi sedikit menjadi warna violet 

21. 6 Gradsi Warna dari Hitam ke Putih

 Gradasi 6 standar warna , dari hitam yang sedikit demi sedikit menjadi warna putih.

22. Susunan Kubus

Kali ini kita mulai menggunakan bidang tiga dimensi, dan yang digunakan adalah kubus. Dalam tugas ini penentuan gelap terang sangat penting untuk bisa menampilkan efek tiga dimensi yang diinginkan

23. Susunan Piramid


Kali ini bidang yang digunakan adalah piramid.

24. Susunan Bola


Kali ini bidang yang digunakan adalah bola. Seperti sudah dikatakan sebelumnya penempatan gelap terang sangat penting dalam menampilkan efek tiga dimensi.Dan untuk menampilkan efek tiga dimensi seperti bola diperlukan gradasi yang tipis dan halus.

25. Perubahan Bentuk

Kali ini kita masuk dalam transformasi atau perubahan bentuk. perubahan yang terjadi harus secara bertahap sampai ke bentuk yang berbeda dari bentuk awalnya.

26. Kolase (Bahan Alam)

Kolase adalah teknik mengkomposisikan bahan-bahan seperti kertas,kayu,daun,biji-bijian dan sebagainya menjadi sebuah karya. Kali ini bahan-bahan yang digunakan adalah bahan-bahan alam seperti daun-daun kering atau pun biji-bijian.

27. Tekstur Semu

Tekstur semu adalah tekstur yang sekilas terlihat kasar namun apabila disentuh terasa halus.

28. Tekstur Nyata

Tekstur nyata, yang mana terlihat kasar dan apabila disentuh juga terasa kasar (nyata)