Pages

Kamis, 21 Juni 2012

Nona "r" Dengan Kata- Katanya

Ep: Pertarungan Kata.


Dipagi hari yang cerah sambil menikmati secangkir teh hangat (gaya bener) tiba-tiba sebuah sms masuk. tertera nama "r" sebagai pengirim. Ia bertanya mengapa aku tidak ikut acara tersebut. Rasa pusing dikepala dan rasa mual di perut tiba-tiba saja datang. Bingung harus menjawab apa, akhirnya aku tidak membalas sms itu. Sedikit merasa gelisah aku mengirim pesan ke nona "D", bertanya apakah "r" juga mengirim pesan kepadanya. Seperti inilah kronologinya.

aku  : "D", "r" ngirim sms ke lo gk??
"D"  : iya ni...
aku  : terus lo jawab apa??
"D"  : gw tanya emang harus ikut???
aku  : terus dia jawab apa?
"D"  : intinya demi solidaritas.. gw bingung ni. lo gimana??
aku  : Gw tetep gak ikut, masalahnya gw gak ada ****
"D"  : o yaudah, gw juga sama..

Setelah itu aku menjalani kembali hidupku. Sebenarnya gak bisa dibilang menjalani karena setelah itu yang aku lakukan ya mandi,sarapan, nonton tv, dan baca-baca blog. Sampai tidak terasa waktu magrib telah tiba. Selesai sholat, tiba-tiba sebuah sms kembali masuk dan tertera nama "r" sebagai pengirim. Ia meminta ku untuk segera membalas smsnya. Dan mulai dari sinilah pertarungan kata-kata antaru aku dan nona "r" dimulai.

Aku memulai dengan alasan yang sederhana. Setelah satu menit, "r" membalasnya, belum apa-apa ia sudah mengeluarkan kata-kata yang bisa meluluhkan mentega. Mencoba bertahan, aku pun membalasnya dengan kata-kata yang singkat padat dan jelas. Kali ini setelah dua menit, "r" membalasnya dengan serangan telak. sejanak aku tidak bisa berkutik, aku mulai goyah dan ingin menyerah. Berulang kali aku mengucapkan kata fokus yang ditujukan untuk diriku sendiri. Berbekal pelajaran bahasa indonesia tentang majas hiperbola aku mulai mengetik balasan unutk "r", dan dengan satu sentuhan pesan itu terkirim. Aku menunggu, satu menit....dua menit....tiga menit.... belum ada tanda-tanda balasan dari "r". Aku mulai berharap kalau aku menang. Tapi tiba-tiba ada pesan masuk, dan bisa ditebak itu adalah balasa dari "r". Diluar dugaan ia membalasnay dengan kata-kata yang padat dan jelas. Kali ini aku tidak dapat memikirkan kata-kata untuk membalasnya. Jadi aku memutuskan untuk tidak membalas sms itu. Setelah beberapa menit "r" kembali mengirim pesan, menyuruh untuk segera membalas smsnya. Dengan mengerahkan seluruh kemampuan yang ada, aku membalas sms itu. Dan berhasil menghentikan "r" untuk membalsnya. Mungkin belum bisa dibilang menang tapi setidaknya aku bisa menundanya sampai waktu yang tidak di tentukan. *sigh* semoga saja "r" segera lupa akan hal ini.

0 komentar:

Posting Komentar